<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Komentar di: Kontrak Baru Wilayah Kerja (WK) Migas Baru Dapat Dirasakan Manfaatnya 10 Tahun Kemudian</title>
	<atom:link href="http://www.id-petroleumwatch.org/2007/11/05/kontrak-baru-wilayah-kerja-wk-migas-baru-dapat-dirasakan-manfaatnya-10-tahun-kemudian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.id-petroleumwatch.org/2007/11/05/kontrak-baru-wilayah-kerja-wk-migas-baru-dapat-dirasakan-manfaatnya-10-tahun-kemudian/</link>
	<description>Pengamat Independen Perminyakan Indonesia</description>
	<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 18:19:50 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Indonesia Petroleum Watch &#187; Blog Archive &#187; Obral Wilayah Kerja</title>
		<link>http://www.id-petroleumwatch.org/2007/11/05/kontrak-baru-wilayah-kerja-wk-migas-baru-dapat-dirasakan-manfaatnya-10-tahun-kemudian/comment-page-1/#comment-341</link>
		<dc:creator>Indonesia Petroleum Watch &#187; Blog Archive &#187; Obral Wilayah Kerja</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Nov 2007 00:16:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.id-petroleumwatch.org/2007/11/05/kontrak-baru-wilayah-kerja-wk-migas-baru-dapat-dirasakan-manfaatnya-10-tahun-kemudian/#comment-341</guid>
		<description>[...] Setelah dilelang untuk kedua kalinya dalam paket 26 blok yang diumumkan pada tanggal 30 Oktober lalu, blok Cakalang West Natuna, Kerapu Blok West Natuna, Baronang, Cucut West Natuna, dan Dolphin kembali tidak diminati investor. Tahun 2006 lalu 5 blok ini juga tidak laku dijual. Kelihatannya wilayah Natuna menjadi kue yang tidak menarik untuk diperebutkan para investor. Sejarah Blok Natuna D Alpha dengan segudang masalah teknisnya, yang sempat mengundang kontroversi, mungkin menjadi pertimbangan penting investor. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Setelah dilelang untuk kedua kalinya dalam paket 26 blok yang diumumkan pada tanggal 30 Oktober lalu, blok Cakalang West Natuna, Kerapu Blok West Natuna, Baronang, Cucut West Natuna, dan Dolphin kembali tidak diminati investor. Tahun 2006 lalu 5 blok ini juga tidak laku dijual. Kelihatannya wilayah Natuna menjadi kue yang tidak menarik untuk diperebutkan para investor. Sejarah Blok Natuna D Alpha dengan segudang masalah teknisnya, yang sempat mengundang kontroversi, mungkin menjadi pertimbangan penting investor. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
