Tulisan
 Komentar

Renungan Menjelang Ramadhan

Saudaraku,
Tidak terasa Ramadhan telah datang kembali, setelah 11 bulan yang lalu ia pergi meninggalkan kita. Ramadhan demi Ramadhan telah berulang kali kita lalui, namun jejak spiritualnya belum dapat menghiasi perjalanan hidup kita sesudahnya. Lapar dan haus baru kita rasakan sebatas pengalaman ritual fisik semata, tanpa kita sadari secara mendalam nilai-nilai spiritual yang ada di dalamnya.

Saudaraku,
Sekaranglah saatnya memperbaharui Ramadhan kita, karena tak ada seorang pun yang pasti hidup di Ramadhan berikutnya. Sekaranglah saatnya kita menghadapi Ramadhan dengan penuh kesadaran spiritual yang mendalam, karena tanpa itu kita hanya mengulangi kembali kesalahan kita menghadapi Ramadhan tahun-tahun sebelumnya. Saatnya kita untuk mengakui dengan jujur segala kesalahan dan dosa, yang selama ini telah mematikan hati kita sehingga tak kuasa mencintai-Nya. Saatnya kita untuk mengikis segala sesuatu yang selama ini membelenggu hati kita, sehingga tak mampu menyuarakan nilai-nilai ketuhanan dalam hidup kita.

Saudaraku,
Coba kita renungkan kembali, berapa lama kehidupan telah dikaruniakan Allah kepada kita? Berapa besar kenikmatan dan segala kesenangan telah mengisi kehidupan kita? Mari kita tanyakan secara jujur pada diri kita, berapa lama dari kehidupan yang Allah berikan itu kita persembahkan hanya untuk-Nya? Berapa besar kenikmatan dan segala kesenangan yang telah mengisi kehidupan kita, telah kita persembahkan untuk mendekatkan diri kita pada-Nya? Ya Allah,… kami memang tak pantas untuk merasakan kenikmatan syurga-Mu, karena sangat sedikit kebaikan yang telah kami lakukan dibandingkan kenikmatan yang telah Engkau berikan pada kami. Tapi tolong… jangan Engkau masukkan kami dalam neraka-Mu, karena kami tak akan sanggup untuk merasakannya. Ampunilah kami ya Allah…atas segala kekhilafan dan dosa yang telah kami lakukan selama ini. Jadikanlah Ramadhan kali ini sebagai momentum untuk kembali pada jalan-Mu, ya Allah…

Saudaraku,
Dengan segala kejujuran dan ketulusan hati, maafkan segala kekhilafan dan kesalahan yang telah saya lakukan padamu… Selamat menunaikan ibadah shaum Ramadhan. Semoga Allah melindungi kita semua. Amiin….

One Response to “Renungan Menjelang Ramadhan”

  1. on 14 Sep 2007 at 1:07 am mPri

    Sama-sama Pak Kadir, saya dan keluarga juga minta dima’afkan atas segala kesalahan. Semoga kita diberikan kekuatan oleh Allah SWT untuk menjalankan puasa sampai akhir.

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply