<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>
<channel>
	<title>Komentar di: Mencari  Model Kontrak Kerja Sama Lain?</title>
	<atom:link href="http://www.id-petroleumwatch.org/2007/09/10/mencari-model-kontrak-kerja-sama-lain/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.id-petroleumwatch.org/2007/09/10/mencari-model-kontrak-kerja-sama-lain/</link>
	<description>Pengamat Independen Perminyakan Indonesia</description>
	<pubDate>Thu, 09 Sep 2010 07:23:08 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Nyoman Witasta</title>
		<link>http://www.id-petroleumwatch.org/2007/09/10/mencari-model-kontrak-kerja-sama-lain/comment-page-1/#comment-1159</link>
		<dc:creator>Nyoman Witasta</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 00:19:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.id-petroleumwatch.org/?p=23#comment-1159</guid>
		<description>Salam Kenal Mas
Senang baca blog anda, artinya akan semakin banyak masyarakat tahu bagaimana se bisnis minyak itu.
dan juga menjadi semakin tahu kalo banyak pengamat yang salah mengamati hehehe. terkadang banyak orang salah sangka tentang CR juga terhadap PSC

sekali lagi trimakasih atas sumbangsihnya

Semoga sukses mas</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Kenal Mas<br />
Senang baca blog anda, artinya akan semakin banyak masyarakat tahu bagaimana se bisnis minyak itu.<br />
dan juga menjadi semakin tahu kalo banyak pengamat yang salah mengamati hehehe. terkadang banyak orang salah sangka tentang CR juga terhadap PSC</p>
<p>sekali lagi trimakasih atas sumbangsihnya</p>
<p>Semoga sukses mas</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: firman</title>
		<link>http://www.id-petroleumwatch.org/2007/09/10/mencari-model-kontrak-kerja-sama-lain/comment-page-1/#comment-610</link>
		<dc:creator>firman</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 08:38:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.id-petroleumwatch.org/?p=23#comment-610</guid>
		<description>Bagaimana kita menentukan besarnya MARR yang akan kita pakai?apa kita ngarang atau bagaimana?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana kita menentukan besarnya MARR yang akan kita pakai?apa kita ngarang atau bagaimana?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Indonesia Petroleum Watch &#187; Blog Archive &#187; PSC v.s. PSC Non Cost Recovery</title>
		<link>http://www.id-petroleumwatch.org/2007/09/10/mencari-model-kontrak-kerja-sama-lain/comment-page-1/#comment-334</link>
		<dc:creator>Indonesia Petroleum Watch &#187; Blog Archive &#187; PSC v.s. PSC Non Cost Recovery</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Nov 2007 23:57:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.id-petroleumwatch.org/?p=23#comment-334</guid>
		<description>[...] Kritik keras berbagai kalangan terhadap pengaturan cost recovery yang terkesan sangat longgar dan kurang tertata dengan baik, membuat Pemerintah gerah dan harus melakukan evaluasi secara komprehensif terhadap sistem PSC (Production Sharing Contract) yang berlaku selama ini. Muncul keinginan yang cukup kuat dari para &#8220;kritikus PSC/Cost Recovery&#8221;, agar Pmerintah tidak lagi memberlakukan cost recovery. Saya akan menguraikan kembali bagaimana sesungguhnya model PSC jika diimplementasikan tanpa cost recovery. Tulisan ini merupakan penyempurnaan/pengayaan atas pemikiran yang pernah saya tulis sebelumnya, mengenai hal tersebut (baca : Cost Recovery Masalahmu Kini , Mengapa Harus Ada Cost Recovery&#8230;?, Mencari Model Kontrak Kerja Sama Lain?). Pertanyaan mayornya adalah menarikkah PSC tanpa cost recovery bagi investor? [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Kritik keras berbagai kalangan terhadap pengaturan cost recovery yang terkesan sangat longgar dan kurang tertata dengan baik, membuat Pemerintah gerah dan harus melakukan evaluasi secara komprehensif terhadap sistem PSC (Production Sharing Contract) yang berlaku selama ini. Muncul keinginan yang cukup kuat dari para &#8220;kritikus PSC/Cost Recovery&#8221;, agar Pmerintah tidak lagi memberlakukan cost recovery. Saya akan menguraikan kembali bagaimana sesungguhnya model PSC jika diimplementasikan tanpa cost recovery. Tulisan ini merupakan penyempurnaan/pengayaan atas pemikiran yang pernah saya tulis sebelumnya, mengenai hal tersebut (baca : Cost Recovery Masalahmu Kini , Mengapa Harus Ada Cost Recovery&#8230;?, Mencari Model Kontrak Kerja Sama Lain?). Pertanyaan mayornya adalah menarikkah PSC tanpa cost recovery bagi investor? [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
